Koloni semut yang membuat sarang di sekitar perakaran tanaman dan kerap membawa serta memelihara hama kutu daun (aphids) untuk mendapatkan cairan madu.
Tanaman terlihat kurang stabil karena sarang semut melonggarkan media tanam di sekitar perakaran. Selain itu, kehadiran semut dalam jumlah banyak di tangkai daun biasanya menjadi indikator adanya koloni kutu daun.
Identifikasi visual secara cermat sangat diperlukan pada fase awal kemunculan gejala agar penanganan dapat dilakukan sebelum tingkat kerusakan menyebar ke jaringan organ vegetatif maupun generatif tanaman stroberi secara menyeluruh.
Untuk menekan laju perkembangan patogen atau populasi hama ini secara efektif, pendekatan terpadu harus diterapkan meliputi sanitasi lingkungan kebun, pengaturan iklim mikro, serta penerapan proteksi kimiawi atau hayati yang tepat sasaran:
1. Taburkan umpan atau pengendali organik ramah lingkungan di jalur keluar masuk semut.<br>2. Siram media tanam dengan larutan air sabun organik jika sarang mengganggu perakaran.<br>3. Basmi sumber hama utama seperti kutu daun agar semut dengan sendirinya pergi.<br>4. Jaga kebersihan sekitar bedengan tanaman.