Penyakit hawar daun yang disebabkan oleh jamur patogen Alternaria spp., menyerang jaringan sel daun dan melemahkan kapasitas fotosintesis tanaman secara signifikan.
Muncul bintik kecil berwarna cokelat tua yang perlahan membesar membentuk bercak oval konsentris berukuran besar. Di sekitar bercak seringkali terlihat halo atau lingkaran berwarna kekuningan. Daun yang terserang berat akan mengering, mati, dan gugur sebelum waktunya.
Identifikasi visual secara cermat sangat diperlukan pada fase awal kemunculan gejala agar penanganan dapat dilakukan sebelum tingkat kerusakan menyebar ke jaringan organ vegetatif maupun generatif tanaman stroberi secara menyeluruh.
Untuk menekan laju perkembangan patogen atau populasi hama ini secara efektif, pendekatan terpadu harus diterapkan meliputi sanitasi lingkungan kebun, pengaturan iklim mikro, serta penerapan proteksi kimiawi atau hayati yang tepat sasaran:
1. Hindari penyiraman tanaman yang terlalu sore untuk mencegah kelembapan daun semalaman.<br>2. Lakukan pemangkasan pada daun tua yang rimbun guna meningkatkan aerasi.<br>3. Aplikasikan fungisida spektrum luas secara berkala saat musim hujan.<br>4. Pastikan pemupukan Kalium diberikan secara cukup untuk meningkatkan ketahanan dinding sel daun.