Kondisi fisiologis optimal tanaman stroberi yang tumbuh dengan ketersediaan unsur hara makro dan mikro tercukupi, memiliki sistem jaringan sel yang kuat, serta terbebas sepenuhnya dari segala bentuk kolonisasi patogen, jamur, bakteri, maupun gangguan hama perusak.
Daun berwarna hijau cerah merata, segar, tekstur kenyal dan kokoh, tidak ditemukan adanya bintik nekrotik, lubang, deformasi, ataupun lapisan serbuk asing pada permukaan atas maupun bawah daun.
Identifikasi visual secara cermat sangat diperlukan pada fase awal kemunculan gejala agar penanganan dapat dilakukan sebelum tingkat kerusakan menyebar ke jaringan organ vegetatif maupun generatif tanaman stroberi secara menyeluruh.
Untuk menekan laju perkembangan patogen atau populasi hama ini secara efektif, pendekatan terpadu harus diterapkan meliputi sanitasi lingkungan kebun, pengaturan iklim mikro, serta penerapan proteksi kimiawi atau hayati yang tepat sasaran:
1. Pertahankan pemupukan berimbang makro dan mikro.<br>2. Lakukan penyiraman secara teratur di area perakaran.<br>3. Lakukan pemantauan (monitoring) rutin setiap minggu.<br>4. Jaga kebersihan lahan dari gulma dan gulma pengganggu.